Hipertensi Bisa Berujung Dengan Penyakit Gagal Ginjal

Ace Maxs, Artikel Kesehatan 0 Comments

Selamat datang di web kami ini, kami disini akan menjelaskan tentang : Hipertensi Bisa Berujung Dengan Penyakit Gagal Ginjal berikut penjelasannya di bawah ini :

Sekilas tentang penyakit gagal ginjal

ginjalPenyakit ginjal kronis (chronic kidney disease/CKD)  adalah kondisi saat fungsi ginjal mulai menurun secara bertahap. Kondisi ini bersifat permanen. Status CKD berubah menjadi gagal ginjal ketika fungsi ginjal telah menurun hingga mencapai tahap atau stadium akhir.
CKD adalah penyakit yang umumnya baru dapat dideteksi melalui tes urin dan darah. Gejalanya yang bersifat umum membuat pengidap penyakit ini biasanya tidak menyadari gejalanya hingga mencapai stadium lanjut.
CKD stadium lanjut umumnya mengalami gejala: sesak napas, mual, kelelahan, mengalami pembengkakan pergelangan kaki, kaki, atau tangan karena terjadi penumpukan cairan pada sirkulasi tubuh, sesak napas, serta munculnya darah dalam urin.
Pemeriksaan darah dan urin secara teratur setiap tahun sangat disarankan bagi orang-orang yang berisiko tinggi mengidap penyakit ginjal kronis. Anda termasuk berisiko tinggi, antara lain jika memiliki tekanan darah tinggi, mengidap diabetes, dan memiliki riwayat keluarga pengidap penyakit ginjal kronis.

Hipertensi Bisa Berujung Dengan Penyakit Gagal Ginjal

Tekanan darah tinggi atau hipertensi selama ini lebih lekat dengan penyakit jantung. Padahal, hipertensi juga berkawan akrab dengan penyakit gagal ginjal kronik. Bahkan hipertensi adalah penyebab gagal ginjal stadium lanjut nomor dua terbanyak setelah diabetes.
“Penyakit ginjal kronik kini menjadi epidemi global baru. Angkanya mencapi 12,5 persen dari populasi di seluruh dunia dengan faktor risiko terbesar adalah diabetes melitus disusul dengan hipertensi,” kata Prof.dr.Suhardjono, Sp.PD-KGH dalam acara diskusi kesehatan mengenai Pentingnya Kontrol Tekanan Darah pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang diadakan oleh Pfizer di Jakarta beberapa waktu lalu.

hipertensi merupakan keadaan di mana tekanan darah berada di atas batas normal, yaitu di atas 120/80. Peningkatan tekanan darah berkepanjangan akan merusak pembuluh darah di sebagian besar tubuh.
Di dalam ginjal terdapat jutaan pembuluh darah kecil yang berfungsi sebagai penyaring guna mengeluarkan produk sisa darah. Jika pembuluh darah di ginjal rusak, maka kemungkinan aliran darah berhenti membuang limah dan cairan esktra dari tubuh.

Bila ekstra cairan di dalam pembuluh darah meningkat, maka bisa meningkatkan tekanan darah. “Ini adalah siklus berbahaya,” kata prof.Suhardjono.
Naiknya tekanan darah memang bisa menjadi salah satu gejala munculnya penyakit ginjal. Namun, seperti halnya hipertensi, penyakit ginjal kronik (PGK) seringkali tidak bergejala. Orang mungkin menderita PGK tapi tidak menyadarinya.

“Seringkali pasien yang datang tidak merasa gejala apa-apa, baru setelah dilakukan pemeriksaan darah dan urin ketahuan sudah gagal ginjal,” kata dokter dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia ini.
Secara umum PGK bisa didefinisikan sebagai ketidaknormalan struktur atau fungsi ginjal, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerular (LGF) sehingga menimbulkan kerusakan ginjal. Akibat gangguan fungsi ginjal itu pasien bisa mengalami muntah-muntah, bengkak pada kaki, atau pucat.

Untuk cara pengobatan gagal ginjal yang aman dan alami dengan ace maxs yang terbukti ampuh untuk mengatasi penyakit gagal ginjal : untuk cara pemesana Ace Maxs klik di bawah ini :

Buka24jam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *